Masihkah kita mengeluh?
Hari ini ada seorang anak bercerita kepada saya. Seorang anak yang ditinggal oleh ibunya. Ibunya meninggal dunia ketika ia masih duduk di kelas 5 SD. Ayahnya tak ada disisinya, lantaran sudah berpisah dengan ibunya sejak ia masih kelas 2 SD. Sepeninggal ibunya anak ini tidak tinggal bersama ayahnya dan bahkan tidak dinafkahi oleh ayahnya yang belakangan diketahui telah menikah lagi di Bandung. Anak ini akhirnya diasuh sebagai anak angkat oleh seorang ibu guru dan secara aturan kependudukan anak ini masuk dalam KK keluarga ibu guru tersebut. Ibu guru memiliki 3 orang anak laki-laki dan seorang suami. Suami ibu guru ini tak bekerja. Jadi, sang ibu guru adalah tulang punggung keluarga. Sehari-harinya anak ini membantu "ibu"nya di rumah, bersih-bersih rumah, dll. Sang ibu pun membiayai sekolah dan kebutuhannya hingga anak ini berkuliah. Di suatu waktu, tibalah saatnya sang ibu guru pensiun. Anak ini akhirnya merasa terlalu merepot...